Wajib Tahu! Ini Standar WHO Tentang Alat Pelindung Diri

Alat pelindung diri atau APD menurut WHO sebuah badan organisasi kesehatan di dunia, memiliki standar tersendiri khususnya untuk penanganan corona yang sedang menjadi wabah penyakit ini. Karena, agar penggunaannya benar-benar berfungsi maksimal dan terhindar dari penularan.


Wabah penyakit ini memang bukan wabah lokal, tetapi sudah mendunia sehingga WHO pun harus turun tangan dalam menentukan jenis APD yang benar. Penyakit dari virus corona yang datang dan disebabkan dari daerah Whuhan di China sudah menyebabkan seluruh dunia bingung dan panik.

Oleh karena itu, tim rumah sakit yang berkemampuan untuk menanganinya harus dibekali senjata tempur yang sangat memadai agar mereka tidak ikut tertular. Penyakit akibat corona virus atau covid ini gejalanya serupa seperti common flu.

Namun, tentu lebih ganas karena menyerang organ pernapasan terutama paru-paru. Adapun symptomsnya dimulai sejak pasien merasakan batuk atau pilek, sehingga penularannya bisa seperti penularan flu.

Standar APD dari WHO
APD yang dipakai banyak tim medis sekarang ini bisa dari berbagai jenis bahan, bahkan bisa juga dari bahan kantong plastik seperti jas hujan. Tapi beberapa peralatan APD yang disarankan oleh WHO bisa kita ikuti sebagai pedoman untuk membuat APD di Negara kita sendiri. Adapun beberapa panduan yang merupakan standar badan organisasi kesehatan dunia ini adalah sebagai berikut.

1. Baju Pelindung
Salah satu alat pelindung diri yang paling pertama dan utama adalah baju pelindung. Karena baju pelindung yang paling menutup hampir keseluruhan badan, berbentuk seperti jubah. Namun, WHO memiliki standar baju pelindung yang bisa menahan penetrasi darah, cairan pada tubuh, patogen dari pasien yang bisa ditularkan melalui darah. Selain baju pelindung kadang juga ada celemek yang diusahakan tahan terhadap air, namun utnuk celemek disarankan untuk sekali pakai.

2. Sarung Tangan
APD kedua yang juga sama pentingnya adalah sarung tangan, karena semua penularan banyak terjadi melalui sentuhan tangan. Sarung tangan yang menjadi rekomendasi dari WHO adalah sarung tangan yang berlapis ganda. Spesifikasinya adalah sarung tangan nitrit, jenis sarung tangan bahan karet, dan sarung tangan dengan jenis polikloropena.  Tapi dari ketiga jenis sarung tangan tersebut yang lebih disrankan adalah sarung tangan jenis nitrit

3. Sepatu
Untuk sepatu memang tidak terlalu riskan karena letaknya di baagian bawah tubuh, dan tidak terlalu bersinggungan dengan pasien. Tapi memang disarankan oleh WHO untuk menggunakan sepatu yang berasal dari bahan karet serta tahan air, agar tidak berpengaruh jika tertancap benda tajam saat menangani pasien atau pada saat operasi.

APD yang sudah ada dan biasa digunakan tim medis sudah cukup memadai saat menangani pasien, tapi kini juga ada jenis topi anti corona yang bisa mencakup penutup kepala sekaligus masker. Tentunya, produk inovasi teknologi dan kreatifitas ini layak dicoba sebagai bagian dari perlindungan diri.

Share this :

First